Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2015

"Kenapa Harus Aku, Tuhan?!"

Pernahkah kita melihat ada orang yang sehari-harinya berbuat jahat pada orang lain, berbuat curang, dan tindakan yang tidak dibenarkan lainnya, tapi saat ditimpa masalah malah merasa dirinyalah yang paling teraniaya, terzalimi, dan menderita?

Sehari-hari menggunjingkan keburukan orang, menguak aib rekan atau temannya sendiri, pelit senyum, sering bolos kerja atau kuliah, sering menghardik orang, tapi berharap sekali orang lain ramah padanya, membicarakan kebaikannya, berharap orang lain menutupi keburukannya, berharap dapat kenaikan jabatan atau lulus kuliah dengan nilai memuaskan, dan berharap orang lain senang dengan kehadirannya atau memaklumi kekurangannya. Aneh bukan?



Saat sebagian besar orang membencinya, malas memberikan bantuan padanya, diam-diam menjatuhkan dia, atau ogah-ogahan mengapresiasi kerjanya, dia malah berpikir, "Kenapa orang kejam padaku? Kenapa hidupku begini? Salahku apa? Kenapa harus aku yang diperlakukan begini?"

Ada orang seperti itu? Atau malah kita…