Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2014

Belajar dari Kisah Bunda Lisa: Bukan Sekedar Romantisme Picisan

“Janji kami di awal selalu aku pegang teguh. Janji untuk selalu ada ketika yang lain lanyau dalam situasi yang mengimpit. Janji untuk mengangkat ketika salah satu dari kami terjatuh. Janji itu aku jaga rapat-rapat. Hingga akhir hayat, akan terus aku jaga. Menjaga hati masing-masing, menjaga cinta kami.” (Bunda Lisa: 98-99)
Terus terang saya begitu penasaran dengan kehidupan rumah tangga orang-orang sukses. Maksud saya bukan sekedar penasarannya ibu-ibu penggosip yang butuh bahan untuk bercerita di tengah kerumunan penggosip lainnya, tetapi sebagai bahan introspeksi diri supaya bisa mengubah diri lebih baik dan meraih kesuksesan seperti orang-orang sukses itu. Saya ingin tahu, apa dan siapa yang berperan dalam kesuksesan mereka, bagaimana kisah perjuangan mereka, bagaimana mereka dibesarkan dalam keluarganya, dan bagaimana mereka membesarkan anak-anak mereka. Hampir semua pertanyaan itu saya dapatkan jawabannya dalam novel Bunda Lisa Samudra dan Angkasa yang Bernyanyi Memeluk Mimpi. Awal…

Mencegah Tuberkulosis Resisten Obat

Barang kali peribahasa “what doesn’t kill you makes you stonger” berlaku juga untuk bakteri Mycobacterium tuberkulosis. Kuman M. tuberkulosis yang tidak mati saat ditangani dengan pemberian obat TB, akan jadi lebih kuat dan tidak mempan lagi bila dibasmi dengan obat TB 'biasa'. Kondisi itu dinamakan resisten dan TB resisten obat merupakan penyakit TB yang lebih menakutkan karena membutuhkan obat yang lebih kuat dan lebih mahal untuk menanganinya. Tuberkulosis resisten obat disebabkan oleh bakteri M. tuberkulosis yang resisten terhadap sekurang-kurangnya satu obat TB lini pertama. Ada juga jenis TB yang resisten terhadap banyak obat atau multi-drug resistant TB. Jenis TB ini resisten terhadap lebih dari satu obat TB lini pertama. Sekurang-kurangnya jenis TB multi-drug ini resisten terhadap dua jenis obat TB lini pertama, yaitu isoniazid dan rifampisin. Akibat dari TB resisten obat ini adalah penderitanya harus mengonsumsi obat lini kedua yang memiliki efek samping lebih ringgi. …

Belajar dari Pos Sehat At-Taubah

TB Bisa Sembuh! (Asal Mau)

Semua penyakit, ada obatnya. Prinsip dasar itu yang selalu saya pegang karena dalam agama saya pun ada hadis yang berkata seperti itu. Bahkan untuk penyakit yang sangat mematikan seperti AIDS pun ada obatnya, hanya saja mungkin ilmuwan belum menemukan obat yang sesuai untuk mengobati penyakit AIDS yang disebabkan oleh virus itu. Suatu saat, saya yakin penyakit sekaliber AIDS pun akan ditemukan penyembuhnya.

Lalu bagaimana dengan penyakit TB yang merupakan penyakit menular no.1 yang mematikan di Indonesia? Jangan khawatir, teman,  TB bisa sembuh kok. Sekali lagi, TB bisa sembuh. Loh, beneran?

Begini penjelasannya.

Berbeda dengan AIDS, TB sudah ditemukan obat penyembuhnya sejak lama sekali. Ini cuma perkara, mau sembuh atau tidak. Rela "sedikit" berjuang untuk sembuh dan memperoleh kesehatan lagi ATAU tidak mau sembuh dan membiarkan tuberkulosis menggerogoti tubuh kita dari dalam.


Kita sudah tahu kalau penyebab penyakit TB alias tuberkulosis adalah bakteri Mycobacterium tuber…