Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Sepenggal Kisah Air Gunungkidul

Bila mendengar kata Gunungkidul, hal yang pertama ada di dalam benak saya adalah: kekeringan dan krisis air. Tidak heran, karena Gunungkidul selalu diberitakan di media selalu mengalami kekurangan air tiap tahunnya. Karena itu, saya selalu membayangkan kalau Gunungkidul adalah sebuah daerah yang gersang dan tandus. Setidaknya itu yang saya kira sampai akhirnya kunjungan kemarin ke Yogyakarta mengubah total bayangan saya tentang Gunungkidul itu.

Dalam rangka menghabiskan waktu libur menjelang tahun baru, saya memilih Yogyakarta sebagai lokasi wisata pilihan. Tapi saya bosan bila menghabiskan waktu wisata di daerah perkotaan, Berbekal rasa penasaran, beberapa hari lalu saya ajak teman saya mengunjungi Gunungkidul. Kebetulan dia adalah lulusan Universitas Ahmad Dahlan yang pernah melaksanakan KKN di daerah itu. Kami berboncengan mengendarai sepeda motor ke sana, Saya sebenarnya sudah bersiap untuk melihat pemandangan gunung kapur yang gersang dengan debu berterbangan mengganggu pernafasa…

Hikayat Air di Tanah Air

“Indonesia penuh dengan air. Tapi akhirnya diharuskan membeli air dari pemikul-pemikul dengan harga tinggi. Ini pun biasa! Seperti harga barang naik, mulanya menggerutu, protes kiri dan kanan, akhirnya protes itu ditelan keprotesan massa. Lantas jadi biasa.” Seorang sastrawan pendukung Manifesto Kebudayaan, Ras Siregar, sudah menyuarakan mengenai fenomena kelangkaan air bersih di Indonesia dalam karya cerpennya yang berjudul Air, khususnya kelangkaan air yang terjadi di Jakarta kala itu, sekitar tahun 1964-an. Bung Rasa Siregar benar, Indonesia penuh dengan air. Tercatat bahwa kekayaan sumber daya air yang dapat diperbaharui di Indonesia menduduki peringkat keempat di dunia. Sekitar 6 persen persediaan sumber air dunia dimiliki oleh Indonesia.

Kini sudah 48 tahun setelah karya tersebut dibuat, banyak daerah di Indonesia masih mengalami kondisi yang sama: kekurangan air bersih. Mereka yang diperkotaan terpaksa membeli berdirijen-dirijen air bersih yang harganya tidaklah bisa dikataka…

Anak Haram?

Gak bisa dipungkiri, pergaulan remaja sekarang memang sudah sampai level yang sangat memprihatinkan. Free sex.

Teman dari Jogja ada yang cerita kalau  pernah ada penelitian yang mengungkap kalau tiap malam tahun baru, daerah Kaliurang dan Malioboro, kondom akan susah dicari karena sampai kehabisan stok. Siapa lagi yang pakai kalau bukan anak-anak remaja? Di Jogja sana juga terkenal dengan warnet mesumnya, lebih miris lagi ternyata konsumennya kebanyakan adalah anak usia sekolah.

Sayangnya, keberanian mereka untuk melakukan hal yang terlarang oleh agama dan norma tidak diiringi dengan keberanian untuk bertanggung jawab atas perbuatan mereka sendiri ketika Allah menakdirkan kalau benih yang mereka tuai sebelumnya itu berkembang dengan sehat di rahim si bocah perempuan.

Si bocah perempuan tidak berani bertanggungjawab untuk melahirkan bayinya, si bocah laki-laki tidak berani bertanggung jawab untuk menikahi dan menafkahi. Semuanya dengan alasan, karena masih muda. Lalu, kenapa alasan &qu…

Mih Nyere

Ini makanan waktu zaman bocah dulu. Aku inget banget masa-masa makan mih nyere sampe bibir dower :D

Ahhhh...kenangan masa kecil itu indah banget, malah aku gak bisa beranjak dari masa kanak, semacam terjebak lah! Apa ini tanda kalau lebih baik aku jadi penulis anak ya? ^^ v


Mengejar Mimpi Jadi Penulis

Tadi siang aku mengikuti kegiatan penghargaan penulis fiksi nonfiksi TULISNUSANTARA yang diadakan oleh kemenparekraf. Aku membawa segumpal harapan, seperti peserta lainnya, untuk menang. Aku punya banyak alasan kenapa aku ingin menang tapi di tengah acara, seorang teman baru, namanya Ratih, mengatakan padaku kalau sepertinya pemenang "sebenarnya" sudah dikontak oleh panitia untuk datang ke acara itu. Jadi, aku datang sudah pasti tidak akan menang, wong ndak ada yang telpon aku kok!

Sempat sih merasa bodoh, harusnya aku gak datang dengan membawa harapan kemenangan, harusnya aku datang untuk alasan lain, ya...misalnya dapet makanan gratis :D

Tapi aku yang "polos" itu datang dengan penuh semangat. Langkah kaki lebih bersemangat dari biasanya, Menggas motor lebih bertenaga dari biasanya (alias agak ngebut, ehehehehe). Pokoknya, harapan itu membuat tenagaku berlebih seperti SUPERSEIYA dari kartun Dragon Ball.

Tapi hasilnya apa? Ya, benar..aku belum jadi salah satu pemen…